PENATEGAS – Antusiasme masyarakat Kabupaten Donggala menyambut partai puncak Piala Dunia FIFA 2026 begitu terasa.
Sejak Senin dini hari (20/07/2026), ratusan warga dari berbagai wilayah memadati kawasan Jalan Kemakmuran, Kelurahan Boya, Kecamatan Banawa, untuk mengikuti kegiatan nonton bareng (nobar) final Piala Dunia yang mempertemukan Argentina dan Spanyol.
Kegiatan yang difasilitasi Pemerintah Kabupaten Donggala tersebut berlangsung meriah dan penuh semangat. Layar videotron yang menayangkan pertandingan menjadi pusat perhatian masyarakat yang datang bersama keluarga, sahabat, maupun komunitas pendukung sepak bola.
Suasana kebersamaan yang tercipta menjadikan acara itu tidak sekadar ajang menyaksikan laga bergengsi dunia, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.
Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, S.E., yang hadir langsung di tengah-tengah masyarakat, menyampaikan bahwa penyelenggaraan nonton bareng merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk terus membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan yang bersifat inklusif dan menghibur.
Dalam sambutannya, Bupati mengatakan bahwa pertandingan final Piala Dunia yang hanya berlangsung empat tahun sekali menjadi momentum tepat untuk menghadirkan kebersamaan di tengah masyarakat. Menurutnya, sepak bola memiliki kekuatan menyatukan berbagai kalangan tanpa memandang usia, profesi, maupun latar belakang.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan ruang kebersamaan sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat. Setelah beberapa waktu berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat harus dibatasi akibat kebijakan efisiensi anggaran, kini kami kembali menghadirkan kegiatan sederhana yang mampu memperkuat tali silaturahmi,” ujar Vera.
Ia menjelaskan, kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah pusat dalam beberapa bulan terakhir membuat pemerintah daerah menyesuaikan sejumlah agenda yang melibatkan masyarakat. Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Donggala tetap berupaya menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat sosial sekaligus menciptakan suasana positif bagi warga.
Tidak hanya memperkuat hubungan sosial, kegiatan nobar juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Ramainya pengunjung yang memenuhi lokasi acara dimanfaatkan oleh puluhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk menjajakan berbagai produk makanan, minuman, serta aneka jajanan.
Bupati menilai kehadiran masyarakat dalam jumlah besar menjadi peluang bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan pendapatan. Menurutnya, setiap kegiatan yang menghadirkan keramaian semestinya dapat menjadi penggerak ekonomi lokal sehingga manfaatnya dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Vera juga memanfaatkan momentum berkumpulnya masyarakat untuk menyampaikan berbagai capaian pembangunan selama dua tahun kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Donggala, Taufik M. Burhan.
Ia memaparkan sejumlah program prioritas yang telah direalisasikan maupun yang sedang berjalan sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat atas amanah yang diberikan. Suasana acara semakin semarak ketika panitia menggelar berbagai kuis interaktif dengan hadiah doorprize.
Sorak sorai masyarakat terdengar setiap kali pemenang diumumkan, sementara pendukung Argentina dan Spanyol yang mengenakan atribut kebanggaan masing-masing tetap menjaga sportivitas sepanjang pertandingan berlangsung.
Ketegangan pertandingan final semakin memuncak hingga akhirnya Spanyol berhasil keluar sebagai juara dunia setelah menundukkan Argentina dengan skor tipis 1-0. Gol kemenangan Spanyol disambut gegap gempita oleh para pendukungnya, sementara pendukung Argentina tetap memberikan apresiasi atas perjuangan tim favorit mereka.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Donggala, Kapolres Donggala, Staf Ahli Bupati, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Banawa, serta tokoh masyarakat dan ratusan warga dari berbagai wilayah di Kabupaten Donggala.
Nonton bareng Final Piala Dunia FIFA 2026 ini terselenggara atas kolaborasi Pemerintah Kabupaten Donggala bersama Bank Sulteng dan Bank Mandiri.
Sinergi tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah dan dunia perbankan dapat menghadirkan kegiatan yang tidak hanya menghibur masyarakat, tetapi juga memperkuat kebersamaan, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, serta membangun optimisme masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.







